Tahukah anda jika uang anda bisa habis jika tidak punya tata kelola gudang yang baik ?
Gudang biasa dipakai untuk menyimpan barang persediaan atau stok sebelum dijual. Semakin maju bisnis anda macam dan jenis stok makin banyak. BIsa dibayangkan kalau anda punya bisnis mini market. Etalase anda adalah gudang anda.
Untuk mengisi stok dalam gudang tentu perlu uang. Anda pasti ingin uang anda segera kembali dengan keuntungan. Nah, bagaimana jika stok anda tidak laku terjual. Sementara jenis stok lain sudah habis dan keuntungannya belum cukup untuk membeli barang yang sama dengan jumlah yang cukup.
Saya melihat kasus gudang ini makin kritis jika bisnis harus menyimpan barang tidak tahan lama seperti makanan, buah, sayur mayur dan barang lain yang punya kedaluarsa. Jika tidak laku terjual dan lewat tempo kedaluarsa, uang anda langsung hilang.
Sangat penting untuk punya sistem tata kelola gudang atau inventory yang baik. 8 cara sistem inventory yang bisa anda lakukan adalah ;
- Set Stok Level
Tentukan jumlah minimum barang dalam gudang. Cermati jejak penjualan anda. Hati hati jika jumlah barang sangat jauh melebihi jumlah stok minimum - FIFO
Barang yang lebih dulu masuk gudang harus lebih dulu keluar. Sangat penting jika gudang anda berisi barang yang tidak tahan lama. Pastikan menata barang dengan baik sehingga mudah untuk mengambil dan menempatkan barang baru - Bina Hubungan Supplier
Kerja sama dan komunikasi bisnis dengan supplier membantu proses pengadaan barang dalam gudang. Bahkan ada bisnis yang menyewa gudang supplier demi kelancaran distribusi - Rencana Kejadian Darurat
Antisipasi posisi dan mekanisme tata gudang ketika bisnis alami keadaan luar biasa atau darurat seperti; - Ada lonjakan penjualan... bisnis anda laku keras
- Cash flow anda kering, sehingga tidak sanggup membeli stok
- Gudang terlalu kecil sehingga tidak bisa atasi kondisi laku keras
- Suplier kehabisan stok
- Pabrik hentikan produksi tanpa pemberitahuan
- Audit Rutin
Lakukan audit secara berkala terhadap proses tata kelola gudang dan jumlah barang dalam gudang. Banyak cara bisa dilakukan misalnya; - Stok opname atau menghitung kembali jumlah seluruh macam barang. Biasa ini dilakukan setahun sekali. Dengan sistem komputer untuk inventory stok opname kini bisa dilakukan lebih sering sehingga informasi jumlah barang lebih akurat
- Uji Petik. Lakukan stok opname untuk satu atau beberapa macam barang. Lakukan secara mendadak. Operator gudang tidak perlu repot mempersiapkan upacara stok opname
- Buat siklus penghitungan barang. Jumlah barang tertentu dihitung, setelah selesai jenis barang lain dihitung, lalu barang lain.. begitu seterusnya sampai seluruh barang terhitung jumlahnya
- Hitung jumlah barang yang kritis (mahal dan susah didapat, tapi laku) lebih sering dari barang lain
- Prioritas ABC
Tentukan jenis barang penting sebagai prioritas untuk diperhatikan. Buat kelompok - A. Barang mahal tapi jarang terjual
- B. Barang dengan harga sedang tapi rekor penjualan biasa
- C. Barang murah tapi sering terjual
- Resiko kelompok A lebih besar sehingga harus lebih sering dicermati
- Resiko kelompok C lebih kecil jadi bisa terlewati
- Kelompok B di antaranya
- Forecast
Salah satu proses tata kelola gudang adalah memperkirakan kebutuhan atau forecast demand. Anda bisa dapat info ini dari jejak penjualan. Secara statistik forecast bisa diperhitungkan - Dropshipping
Cara terbaru untuk menghemat biaya gudang dan mengurangi kepusingan mengelola gudang adalah melakukan dropshipping. Barang tidak perlu anda simpan dalam gudang karena anda bisa pesan agar barang dikirim langsung ke pelanggan dari supplier.Jika anda punya banyak outlet dan banyak gudang, cara dropship juga bisa membantu permasalahan logistik anda. Dengan kata lain anda menyewa gudang supplier untuk bisnis anda.

No comments:
Post a Comment