Baru baru ini seorang teman sampaikan berita perihal salah satu desainer fashion Indonesia yang terkenal di era 80an. Desainer ini sudah memiliki brand yang terkenal pada jamannya. Tapi sekarang, 3 dekade kemudian, desainer ini harus terseok seok untuk mendapatkan pelanggan apalagi pembeli pakaian hasil desainnya.
Banyak pelanggan meninggalkan desainer dengan berbagai alasan;
- Alasan ekonomi atau usia. Banyak pelanggan sudah tidak punya posisi lagi sehingga daya beli menurun.
- Alasan religi. Banyak juga pelanggan yang sudah tidak lagi memakai hasil desain piihan desainer ini karena sudah tidak sesuai dengan ajaran agama. Sekarang agama sudah meresap masuk ke dalam budaya, sehingga tata cara berpakaian pun bergeser,
- Alasan lokasi Banyak pelanggan sudah tidak berdomisili dekat dengan desainer
- Alasan banyak pilihan lain. Memang benar, persaingan bisnis dalam dunia fashion semakin ketat
- Anak anak dari pelanggan tidak cocok dengan rancangan desain pakainnya
Tidak bisa disalahkan jika 3 dekade lalu belum ada teknologi yang sanggup mendukunh bisnis fashion di Indonesia. Tetapi kini jika pebisnis tidak memakai teknologi maka hampir pasti bisnisnya tidak akan langgeng.
Jelas sebagai pengusaha industri kreatif macam desainer fashion, pemilik rumah desain harus memiliki tim yang fokus dalam pengembangan desain agar terus sesuai jaman dan tidak ditinggalkan generasi milenial. Masalahnya bagaimana desainer mengenali macam apa selera pasar sekarang.
Sebetulnya rahasianya tidak jauh jauh. Jika pemilik rumah desain mencatat segala keinginan, desain dan solusi untuk setiap pelanggannya dengan lengkap sudah barang tentu desain fashion mereka tidak akan jauh dari selera pasar. Untuk itu diperlukan sistem CRM yang handal. Beberapa keunggulan yang patut dicoba ;
- Sekarang CRM sudah dapat diintegrasikan dengan Toko Online sehingga desainer akan langsung tahu model desain mana yang tengah laku di pasar.
- CRM juga memiliki dukungan untuk terus melakukan pencatatan kontak dengan pelanggan. Baik pelanggan yang sering datang ataupun yang sudah lama tidak datang, Pemilik rumah desain harus selalu melakukan kontak. Dengan melakukan kontak selain pembelian terjadi, desain baru yang diinginkan pelanggan akan dapat dicatat.
- Desain baru langsung dapat ditawarkan ke toko atau pelanggan lain dengan sangat cepat. Tes pasar dapat dilakukan dengan mudah tanpa biaya tinggi.
- Berkat teknologi digital dan internet, pelanggan dari berbagai pelosok tanah air dapat terus dihubungi dan dilayani. Sudah bukan masalah lagi bagi pelanggan yang tinggal jauh dengan lokasi rumah desain.
- Aplikasi digital sangat mudah diluncurkan sekarang. Generasi milineal akan dapat dengan cepat tangkap hasil desain baru dari rumah desain. Bahkan banyak yang berminat menjadi endorser atas produk produk yang ada. Hal ini tentu sangat berguna dalam memperkuat branding fashion

No comments:
Post a Comment