1. Kenali User Insight
Sebelum melakukan sesuatu, pahami dulu kebiasaan-kebiasaan target audiens brand. Brand harus paham tentang primetime, kebiasaan berbelanja online, kebiasaan menggunakan smartphone, dan perilaku digital lainnya. Setelah kita memahami tentang kebiasaan user, barulah kita mengatur bagaimana campaign berjalan, dimulai dari tema hingga eksekusi.2. Bahasa Yang Relevan
Pahami juga bahasa yang digunakan oleh users, jangan sampai cara berkomunikasi brand salah hanya karena penggunaaan bahasa yang tidak tepat. Jika target brand adalah generasi millennial, maka penggunaan bahasanya pun sebaiknya muda. Bahasa formal digunakan untuk menyasar target businessman.3. Pahami trend yang sedang Booming
Sebuah campaign juga perlu memperhatikan trend yang sedang booming. Apa yang sedang menjadi trend di media sosial users bisa menjadi insight tersendiri untuk menentukan digital campaign. Misalnya outfit dengan model jumpsuit menjadi trend, maka ini adalah insight yang bagus untuk e-commerce yang berjualan produk pakaian jadi wanita. Trend menonton film serial misalnya, bisa jadi insight yang bagus untuk bundling paket internet.
4. Gunakan Channel yang efektif diakses
Jangan gunakan channel media sosial sebanyak mungkin, tapi buatlah prioritas. Setiap generasi punya preferensi mereka sendiri di media sosial, bahkan mereka hanya cenderung menyukai media sosial tertentu saja. Untuk itu campaign juga harus didistribusikan di channel yang tepat, yang digunakan oleh target audience.
5. Iklan yang nyaman dilihat
Penggunaan iklan juga penting dalam mengatur sebuah campaign. Kenapa? Sebaik apapun brand mengatur sebuah digital campaign, ketika iklan tersebut mengganggu kenyamanan user, maka pesan campaign tersebut tidak akan tersampaikan dengan baik. Format iklan yang digunakan pun sebisa mungkin blending dengan aktivitas digital pengguna, seperti format iklan native contohnya. Iklan Native mulai menjadi referensi pemilihan format iklan karena merupakan format yang paling nyaman dilihat oleh users.
User perspective sangat penting diperhatikan oleh brand. Untuk melewati sebuah marketing funnel dengan baik, kebutuhan dan kebiasaan users harus dicari insightnya. Buatlah seakan-akan produk brand adalah solusi yang dibutuhkan audience.
[sumber : foutap.com ]
Konsultasikan bisnis anda dengan Solusindo Total Teknikatama dan atau anda dapat menghubungi kami di marketing@stt.co.id. Dan juga ada komunitas kami di Zoho CRM Indonesia

No comments:
Post a Comment