Memang banyak materi tentang konten yang penah dibahas tetapi tidak banyak yang membahas komentar pengunjung atau tamu website atau landing page. Pengalaman tamu ini sangat berharga dalam menentukan apakah tamu akan lanjut melakukan transaksi pada bisnis yang ditawarkan atau bahkan pergi ke laman sosmed lain.
Untuk konten yang padat ilmu tentu konten akan membosankan, tetapi memang goal kita adalah edukasi. Jadi bagaimana membuat laman landing page menjadi lebih menarik ?
Ada 7 hal yang patut diperhatikan dalam membuat landing page :
1. Penggunaan jenis Font
Kini mengganti ganti font sudah sangat mudah dan banyak pula penggantinya. Dahulu mesin ketik hanya ada satu macam font atau tipe huruf. Ketika mesin ketik listrik diperkenalkan, pembuatnya mengenalkan jenis huruf baru sehingga bisa diganti ganti.
Sekarang mengganti font tinggal klik.. bahkan tanpa biaya. Begitu mudahnya sehingga kita berfoya foya dengan menaburkan rupa rupa font didalam laman landing page. Padahal hal ini membuat orang terkaget kaget yang gak perlu. Mata kita senang melihat hal yang teratur, bersih dan rapih...tetapi biasanya kita malas untuk malakukan pembenahan. Gunakan macam font sewajarnya. Banyak font yang jelas dibaca macam Arial yang dipakai banyak perusahaan dan bisnis besar. Berbeda dengan laman yang memakai font macam Script yang member
i kesan personal, pribadi, berbau gosip dan bukan untuk bisnis. Hati hati dengan kesan pembaca yang terbawa hanya karena masalah penentuan font.
2. Tombol CTA
Laman landing page akan menggiring tamu kepada laman atau formulir pendaftaran partisipasi. Caranya adalah dengan menuntun tamu untuk mengklik tombol CTA (call to action). Tombol ini berisi link ke laman atau formulir tadi. Nah banyak pembuat web yang malu malu untuk menempatkan tombol CTA. Pakai warna muram, kalau perlu sewarna dengan warna latar. Laah, bukankah kita mau tampil beda dan dimana mana ada ?
Pastikan tombol CTA itu ada di pojok kanan atas dan di sisi kanan setiap batas section atau paragraph. Gunakan warna terang dan mencolok seperti warna merah atau orange.
Judul tombol bisa anda ganti ganti sesuai dengan cerita pada paragraph dan relevan dengan tujuan anda untuk mengundang tamu berpartisipasi. Jangan jadikan laman anda sebagai kertas stempel, dimana mana ada tombol CTA banyak sekali. Bukan ingin kenal malah kesal.
3. Video dan Gambar
Biar bagaimana pun tamu laman website ingin dihibur. Hiburlah mereka dengan gambar dan video yang menarik pastikan konten gambar atau video tidak memperlambat proses download laman anda. Pastikan juga gambar dan video anda ada kaitannya dengan cerita yang ingin disampaikan website atau landing page
4. Mengunakan Penekanan
Membuat laman website atau landing page harus menghadirkan emosi. Penekanan atau intonasi dapat dilakukan dengan mencetak huruf tebal, memakai huruf kapital, huruf miring atau pun warna. Gunakan sewajarnya. Pemakaian huruf kapital terlalu banyak akan membawa kesan anda sedang marah marah.
5. Perhatikan Pola dan Struktur
Laman yang menarik tentu ada struktur atau polanya.. coba temukan pola pola ini pada laman yang menjual produk, laman yang memberikan anda ilmu baru, laman pemberitahuan... Khusus untuk laman yang menjual atau melakukan hard selling harus memiliki beberapa pola ini (paling kurang);
- Penawaran yang sulit ditolak
- Penjelasan akan : WHO - WHAT - WHY - HOW
- Testimonial
- Garansi atau Dukungan Purna Jual
- Tombol CTA
Perpindahan antar bagian harus lancar dan mulus. Kalau terasa melompat.. tempatkan tombol CTA disana untuk menetralisir.
Hati hati memberikan pola ini tanpa tujuan jelas. Tidak semua orang senang dijejali dengan promosi penjualan produk anda. Jangan sampai tamu anda pergi kesal karena laman anda terlalu keras atau berbohong. Kepercayaan tamu harus tetap dijaga, tawarkan dan ceritakan dengan masuk akal. Jangan sekali kali sebarkan hoax.
6. Icon Media Sosial
Para pembuat laman website yang menggunakan template kadang lupa membuang icon dan link media sosial pada landing page. Biasanya ada pada bagian bawah. Landing page khusus dibuat untuk tamu khusus.. tidak semua tamu layak membaca laman itu. Jadi jangan sampai laman tersebut disebar luaskan kembali oleh orang yang tidak berhak. Hapuslan icon dan link tersebut. Hapus juga iklan - iklan lain yang muncul pada sisi kanan atau kiri laman. Pastikan tamu anda hanya fokus pada materi konten anda.
7. Tombol dan Link
Untuk mengalirkan tamu ke laman lain atau formulir, banyak digunakan tombol CTA atau link. Ada tugas pemrograman kecil yang diperlukan disini. Mungkin ada kode khusus yang perlu ditanamkan pada laman anda. Bukan tidak mungkin kode yang anda pakai tidak lengkap yang mengakibatkan tombol dan link tidak bekerja. Jangan sampai tombol ini membuat tamu tersasar dan ... kesal

